You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Mercedes Benz Terbakar di Jalan S. Parman
photo Doc - Beritajakarta.id

Mobil Mewah Terbakar di Jl S Parman

Sebuah mobil mewah Mercedez Benz bernopol B 1945 XH terbakar di Jl S Parman, Grogol, Jakarta Barat, Rabu (25/2) sekitar pukul 15.30. Akibat terbakarnya mobil berwarna hitam itu, membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian dari Grogol menuju Tomang mengalami kemacetan panjang.

Saat ini mobil yang terbakar sudah dievakuasi. Kami juga masih mencari sopir mobil yang kabur

Ahmad (34), salah seorang saksi mata menuturkan, saat tengah melaju, tiba-tiba terlihat kepulan asap yang keluar dari bagian kiri mobil. Melihat hal itu, sang pengendara kemudian menghentikan laju kendaraannya.

Mobil Berisi Uang Ratusan Juta Hangus Terbakar

“Saat pengemudi mobil membuka kap mesin, tiba-tiba saja menyembur api dan pengemudinya langsung kabur," ujar Ahmad, Rabu (25/2).

Melihat kobaran si jago merah, Ahmad dan warga lainnya langsung berusaha memadamkan api dengan menyiramkan air ke titik api. Namun, bukannya padam, api justru semakin membesar.

Setengah jam kemudian, api akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat yang datang ke lokasi kejadian. 

Aiptu Burhanuddin, petugas kepolisian lalu lintas yang berjaga di lokasi mengatakan, hingga kini pihaknya masih mencari sopir atau pemilik mobil tersebut.

“Saat ini mobil yang terbakar sudah dievakuasi. Kami juga masih mencari sopir mobil yang kabur,” tandas Burhanuddin.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1183 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1158 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye947 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye931 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye846 personBudhi Firmansyah Surapati